Mataram, 15 Juni 2025 || Kanal Aspirasi Dan Wacana Hukum (Kawah) Ntb – Ketua Forum Komunikasi Pelajar Mahasiswa Ncera, Diha, Soki (FKP-MACERDAS) Mataram, Aprillia, bersama seluruh anggota organisasi, dalam sebuah videonya menyatakan sikap tegas terkait kematian Alm. Syahrul Ajwari, yang hingga kini masih menyisakan banyak pertanyaan.
Dua versi fakta yang beredar di masyarakat kematian akibat kecelakaan tunggal atau dugaan pembunuhan terencana oleh sekelompok orang harus segera diungkap tanpa manipulasi dan kepentingan politik. Kami tidak akan diam! Kami menuntut keadilan penuh!
Dalam tuntutannya FKP-MACERDAS Mataram menyatakan sikap kepada Polres Bima Kabupaten :
1.Mendesak Aparat Penegak Hukum (Polres Kabupaten Bima) untuk segera menuntaskan kasus dugaan pembunuhan almarhum Sahrul Ajwari dengan menjunjung tinggi prinsip keadilan.
2.Menuntut para penyidik untuk menjalankan tugas mereka secara profesional, tanpa diskriminasi, serta dengan penuh kejujuran, keadilan, dan transparansi dalam setiap tahapan investigasi.
3.Meminta pemerintah desa yang bersangkutan untuk tetap berperan aktif dalam mengawal proses hukum hingga kasus dugaan pembunuhan almarhum Sahrul Ajwari terselesaikan secara tuntas.
Di sisi lain, Polda NTB memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan jalannya penyelidikan ini berjalan dengan baik dan bersih dari segala bentuk tekanan eksternal. Polda NTB harus turun tangan secara aktif dalam memantau dan mengawasi perkembangan kasus kemarin Sahrul Ajwari ini serta memastikan tidak ada upaya untuk mengaburkan fakta atau melindungi pihak-pihak yang terlibat jika memang ditemukan unsur pidana dalam kasus ini.
Keadilan bukan milik segelintir orang keadilan adalah hak seluruh masyarakat! Polres Kabupaten Bima harus bergerak cepat dan Polda NTB wajib mengambil sikap untuk memastikan kasus ini tidak dipermainkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab!


























