BIMA, 19 November 2025 || Kawah NTB – Kasus dugaan kekerasan dalam keluarga yang menghebohkan publik Bima kini memasuki babak baru. Polres Bima telah meningkatkan status penanganan perkara yang menyeret nama seorang Anggota DPRD Kabupaten Bima, Muhammad Syahrul Sa’ban, dari tahap penyelidikan ke penyidikan.
Politisi Partai Gerindra yang akrab disapa Lery itu dilaporkan atas dugaan tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan terhadap ayah kandungnya sendiri, Syarif Hidayatullah.
Perkembangan signifikan ini dikonfirmasi berdasarkan hasil Gelar Perkara yang dilaksanakan oleh Penyidik Sat Reskrim Polres Bima pada tanggal 25 September 2025.
Penyidik memutuskan bahwa perkara dugaan kekerasan di muka umum ini layak untuk naik ke tahap penyidikan.
Keputusan ini didasarkan pada laporan dan dokumen hukum resminya. Laporan Polisi Nomor: LP/B/193/IX/2025/SPKT/POLRES BIMA/POLDA NTB, tertanggal 25 September 2025. Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP.Sidik/133/IX/2025/Reskrim, tertanggal 25 September 2025.
Dengan naiknya status ini, penyidik akan melakukan serangkaian proses penyidikan lebih lanjut untuk mendalami kasus tersebut.
Peristiwa yang menjadi pokok laporan ini terjadi di RT. 001, RW. 001, Dusun Mangge Colu, Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Kejadian tragis itu dilaporkan berlangsung pada Hari Kamis, 7 Agustus 2025, sekitar pukul 23.30 WITA.
Pelapor sekaligus korban, Syarif Hidayatullah, melaporkan tiga orang sebagai terlapor, Muhammad Syahrul Sa’ban (Lery) Dkk.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan tindak pidana penganiayaan atau pengeroyokan (Pasal 170 Ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1946) ini dilakukan oleh Lery bersama dengan dua adik kandungnya sendiri.
Yang membuat kasus ini semakin memilukan, ibu kandung para terlapor (sekaligus istri korban) dilaporkan telah memberikan kesaksian. Dalam kesaksiannya, ia disebut menguatkan dan mendukung laporan suaminya, serta membenarkan bahwa ketiga anak kandungnya, termasuk Lery, telah melakukan penganiayaan terhadap ayah mereka sendiri.
Hingga berita ini diturunkan, proses penyidikan di Polres Bima sedang bergulir.








































