banner 728x250

Teguh Memegang Prinsip Meski Di Anggap Keras Kepala

Oleh: D

Makassar, 26 Juni 2025 || Kanal Aspirasi Dan Wacana Hukum (Kawah) NtbDisebut keras kepala hanya karena dia melakukan apa yang dianggapnya benar.

Hanya karena ia ingin menang dalam setiap tindakan, hanya karena ia ingin tetap memegang prinsip untuk tidak goyah.

la melaluinya, tapi kamu mencoba mengubahnya agar bisa mengarahkan ia dari segala arah. Padahal dia membangun satu per satu agar tidak mudah digoyahkan tapi Tuan itu menyebutnya keras kepala

Padahal, dari sisi lembutnya selalu memberikan yang terbaik.

la merendah bukan rendahan, tuan!

la mencintai bukan mau membentuk diri yang lain.

la memberikan segalanya dengan utuh tidak pernah memberi separuh.

Oleh karenanya,

la menjadi tidak setara dalam usaha

la juga menjadi tidak setara tentang isi kepala.

Mudah berbuat baik ketika netral, ketika sedang tenang dan berbahagia.

Sampai kebaikan dalam diri diuji dengan melihat kesempatan berbuat curang, dengan diperhadapkan pada keadaan yang tidak menyenangkan, dengan melihat peluang menggunakan jalan pintas dan dalam kondisi sedang kecewa. Apa masih kebaikan itu kita lakukan/pertahankan?

Terbesit ingin mengambil keuntungan lebih banyak

Terbesit ingin mengambil jalan pintas biar cepat

Terbesit ingin melepas apapun dan menukarnya dengan sesuatu yang lebih menjanjikan.

Terbesit ingin menjadi jahat agar tidak diandalkan/dimanfaatkan

Terkadang saya diuji untuk ingin berhenti dan menghianati diri sendiri saja.

Merencanakan kebaikan itu sulit, lebih sulit dari melakukan keburukan.

Itu sebabnya, saya ingin bilang terima kasih pada siapapun yang masih bertahan dan mengingatkan saya kala lupa dan salah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *